Langsung ke konten utama

Gila Pujian

Pada level strata manapun, tiap orang butuh pujian. Meski kadang malu malu untuk dipuji, tapi sebenarnya senang juga kalau dipuji.

Kalau tidak percaya, cobalah sesekali memuji orang lain. Tatap wajahnya, kasih senyuman dan pujilah dia, hai.. Kamu makin ganteng dan terlihat sukses.

Bagi Anda yang belum terbiasa memuji, mungkin di awal Anda harus mampu menahan mual dan ketawa. Untuk sementara waktu bisa tahan di dalam hati dan kalau sudah selesai baru boleh tertawa dan mual sepuasnya.

Lihat respon nya, bagaimana respon dia setelah dipuji. Kalau belum berhasil membuatnya GR (Gede Rasa) atau salah tingkah. Lakukanlah berulang ulang sampai dia meresponnya dengan beberapa reaksi.

Biasanya reaksi penerimaan pujian itu dengan senyuman, pukulan kecil atau sentuhan yang manja, membalas pujian tersebut.

Nah apabila reaksi tersebut telah nampak, sodorkan lagi jurus berikutnya, tanyakan kepadanya mengenai kabar dan hobinya. Bahas sesuatu hal yang menarik baginya ketika dibahas mengenai tema tersebut.

Biarkan dia asyik dan masuk dalam bahasan obrolan tersebut. Jangan di sela, jangan di bantah dan jangan di potong. Anda cukup menanggukan kepala dan bilang Iya. Kurangi pernyataan Anda dan perbanyaklah bertanya dengan penuh keKepoan.

Lama-lama saat dia berhenti, saat itulah Anda menyodorkan tujuan Anda yang sebenarnya. Misalnya jika Anda adalah penjual minyak wangi, tawarkan saja minyak wangi Anda. Kasih sedikit pujian lagi, dan liat responnya.

Mudah baginya untuk membeli produk jualan Anda. Namun jika terjadi penolakan, maka langkah selanjutnya adalah menawarkannya di lain waktu, memberikan waktu kepadanya agar memikirkan lagi kemudian memutuskan membelinya.

Jadi, ingatlah. Selipkan di setiap pertemuan di manapun untuk memuji sahabat atau siapapun yang Anda kenal. Keahlian memuji ini dapat membuat Anda cepat akrab dan mudah bagi Anda untuk memberikan pengaruh kepadanya.

Memujilah dengan tulus, jika sulit, paksakan dan berpura puralah terlebih dahulu.

Cilegon, 23012018
Roby Martin

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...