Banyak orang hari ini suka menyamakan sholat dan dzikir dengan meditasi. Alasannya terdengar sederhana: sama-sama duduk diam, sama-sama menenangkan, sama-sama bikin hati terasa lebih ringan. Tapi kalau ditelisik lebih dalam, sebenarnya sholat dan dzikir bukan meditasi , dan memang tidak perlu dipaksakan untuk disamakan. Meditasi, dalam pengertian psikologis dan praktis, adalah relaksasi dan dekonsentrasi . Ia tidak menuntut fokus keras, apalagi konsentrasi penuh. Meditasi justru mengajak kita meletakkan pikiran , membiarkan pikiran muncul dan pergi tanpa diikuti. Dalam meditasi, tidak ada objek yang harus diyakini, tidak ada kalimat yang harus diulang dengan benar, tidak ada arah ke mana kesadaran harus dibawa. Yang ada hanyalah pengamatan utuh terhadap diri: napas, tubuh, sensasi, dan pikiran sebagaimana adanya. Sholat dan dzikir berada di wilayah yang berbeda. Keduanya adalah ibadah , bukan latihan kesadaran netral. Sholat menuntut konsentrasi tinggi: bacaan harus benar, gerakan haru...