Langsung ke konten utama

Cara Ngadepin Orang Nyebelin yang Nanya Kapan Nikah di Hari Lebaran

Cara ngadepin mereka yang nyebelin nanya nanyea: kapan nikah (lagi), kapan lulus, kapan punya anak (lagi) dan kapan mati? 😁

Pertama kita harus baik sangka dulu, mungkin mereka menanyakan hal tersebut karena perhatian, penasaran, cuma basa basi. Nah, buruk sangkanya emang niat ngebully aja sih. Hehe 😅

Kedua kita bisa menghandle nya dengan jangan baper. Kasih kesan kalau kita tuh dewasa dan bijaksana. Jawab semua pertanyaan mereka dengan ngebungkam make tanggapan yang positif. 

Menurut Kisuril jawabannya bisa kasih dengan ilusi waktu, contohnya: kebetulan nanti nikahnya kalau enggak hari sabtu ya minggu lah, dateng ya.

Terus bisa juga dengan ngasih ilusi progress, contohnya: calonnya mah udah ada paman, ini juga udah nabung, doain ya bisa secepatnya.

Terakhir pake cinta dan rayuan, contohnya: wah makasih banget udah diingetin, sebenernya masih saya rahasiain calon dan waktunya, tapi nanti kalau udah ada kepastian, tante orang pertama yang saya kabarin.

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...