Langsung ke konten utama

Memori yang Tersimpan di Sel-Sel Tubuh

Untuk bisa menyembuhkan luka saat terjatuh, obatnya bisa dengan mudah kita temukan di apotek atau semudah kita memakai obat merah yang biasa tersedia di rumah kita, cara penanganannya sudah lumrah diketahui dan diobati dengan punya perkiraan kapan waktu sembuhnya.

Berbeda dengan yang terluka adalah batinnya, seringkali kita kebingungan menggunakan cara yang seperti apa dan bagaimana. Kebanyakan dari kita kesulitan untuk menyembuhkannya sendiri dan kalaupun memerlukan bantuan profesional belum tentu langsung sembuh sehingga mencoba berbagai macam cara agar lekas sembuh secara lahir dan batin.

Keadaan saat memori terluka dan tersimpan di dalam sel-sel tubuh. Luka batin erat sekali dengan memori atau ingatan yang terluka di masa lalu dan rekamannya disimpan pada sel-sel tubuh, bukan hanya di kepala namun bisa juga di bagian tubuh yang lain.

Pikiran dan tubuh ini saling terkoneksi satu sama lain, pikiran mempengaruhi tubuh dan begitupun sebaliknya. Adapun mengenai perasaan, ia adalah pikiran juga, pikiran menciptakan perasaan dan perasaan mengarahkan pikiran.

Untuk sampai menghapus memori adalah pekerjaan yang sia-sia sebab memori merekamnya menjadi ingatan jangka pendek dan jangka panjang. Kita bisa melakukan recall memory agar bisa mengakses memori jangka pendek dan panjang yang tersimpan di alam bawah sadar.

Jadi yang bisa kita lakukan bukan dengan menghapus memori, yang dapat kita lakukan adalah mengubah kesan, sudut pandang atau cara berpikir yang tepat untuk mengganti sudut pandang yang membuat kita nyaman.

Sementara kita perbaiki dahulu cara berpikirnya yang tepat, dengan begitu memori yang membuat batin kita terluka ini dapat kita terima dan maafkan. Untuk sampai bisa menerima dan memaafkan ini kita bisa pakai cara apa saja yang paling cocok untuk diri kita.

Dalam pendekatan agama, kita bisa melakukan muhasabah diri, berpuasa dan berdzikir yang manfaatnya dapat melatih batin agar lebih tenang dan tawakal kepada Allah.

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...