Langsung ke konten utama

Apa Makna Bahagia dan Bersyukur?

Di ceramahnya yang berlangsung selama 2 jam, tokoh agama ini banyak membahas tentang manfaat bersyukur. Saya takjub melihat kepiawaiannya dalam memainkan emosi umat dengan candaan dan dalil agama yg dia pakai.

Dia mengatakan apa makna bahagia dan bersyukur? cara untuk bisa bahagia adalah dengan memperbanyak rasa syukur kita kepada Tuhan. Bukan bahagia yang membuat kita bersyukur, tetapi bersyukurlah agar kita dapat bahagia. 

Saya bertanya-tanya dalam hati, dih nanya sendiri dan jawab sendiri. Lagian yang dia jawab bukan pertanyaan yang dia ajukan, harusnya jelaskan dulu makna bahagia dan bersyukur, baru bisa menjelaskan tentang cara untuk bisa bahagia dengan memperbanyak rasa syukur.

Bagi saya untuk bisa bahagia itu bukan dengan cara memperbanyak rasa syukur. Kita harus mengetahui makna bahagia dan bersyukur dengan jelas. Bahagia adalah perasaan puas ketika keinginannya terpenuhi dan bersyukur adalah kondisi menerima atas apapun yang didapatkan.

Tentang bersyukur ini harus kita jelaskan juga bahwa kondisi menerima itu bukan memaksakan dan menghibur diri untuk bisa bahagia. Lebih baik jujur saja dengan diri sendiri kalau sedang tidak baik-baik saja dan sedang tidak bahagia.

Jadi bagaimana bisa kita bahagia dan bersyukur, jika yang didapatkan tidak sesuai dengan keinginannya. Masa kita memaksakan diri untuk bahagia dengan cara bersyukur? yang ada malah kita mengeluh dan bersyukur digunakan untuk menghibur diri yang sedang sedih dan mengeluh.

Jadi jelas cara untuk bahagia bukan dengan memperbanyak rasa syukur, namun dengan menyadari bahwa saya sedang susah dan sedih. Fungsi menyadari perasaan susah dan sedih ini untuk melihat berapa lama akan bertahan dan berganti dengan perasaan lainnya.

Dari situ kita memahami siklus dari pikiran yang sementara. Sebentar bahagia dan sebentar susah, tidak ada yang selamanya. Sadari saat sedang bahagia nanti juga akan sedih dan begitupun sebaliknya. Hal ini melatih kesadaran kita mengenai perasaan apa saja yang silih berganti dan sementara.


Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...