Langsung ke konten utama

Menemukan Tuhan, Kok Bisa?

Saya ingin bertanya kepada Anda, Siapa Tuhan? untuk apa dan bagaimana menemukan Tuhan?

Ketika pertanyaan di atas Saya ajukan, tujuannya agar bisa mengetahui penyebab utama seseorang kok bisa ingin menemukan Tuhan. Kualitas jawaban Anda menentukan struktur terdalam sistem keyakinan Anda tentang Tuhan.

Tidak ada salah dan benar dalam memberikan jawaban, yang penting jawaban tersebut jujur dan murni berasal dari diri Anda sendiri.

Jika saya diajukan ketiga pertanyaan tersebut, saya menjawab tidak tahu. Sebab pengetahuan saya miliki mengenai Tuhan tidak akan pernah bisa menyentuh realita mengenai Tuhan itu sendiri.

Kebanyakan orang merasa sok kenal dan sok akrab mengenai Tuhan, lha wong menyaksikan Tuhan saja belum, kok bisa ingin menemukan Tuhan?

Dalam ikrar syahadat kita sedang bersaksi atas nama Tuhan, bukan sedang meyakini atau mempercayai Tuhan. Artinya kita sedang menyaksikan Tuhan sebagai kebenaran yang ada (wujud) dan hanya kebenaran yang meng-ada (me-wujud).

Ketika seseorang menyaksikan Tuhan sebagai kebenaran yang ada, tidak perlu lagi mengetahui siapa Tuhan? untuk apa menemukan Tuhan? dan bagaimana menemukan Tuhan? Tuhan sebagai kebenaran tidak usah dicari dan temukan, Dia tidak hilang dan tidak kemana-mana. Dia bukan barang, orang dan tidak serupa oleh apapun.

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...