Langsung ke konten utama

Puncak dari Kepuncakannya

Orang PKS kalau sudah berada di puncak ke PKS annya bisa jadi HTI atau Salafi, begitupun sebaliknya. Untuk yang lain pun demikian, muter muter ke satu tempat ke tempat lainnya. Ada juga sih yang istiqomah di satu tempat saja, sampe akhir hayatnya. Mungkin belum sampai ke puncak atau ujung dari pembelajaran dan pemahamannya dalam suatu hal.

Saya sendiri di besarkan di keluarga dan lingkungan NU, biasa dengan tahlilan, maulid nabi, marhabanan, qunutan, yasinan. Namun setelah ngaji di lain tempat yang notabene ajaran Muhamadiyah, sempat saya meninggalkan kebiasaan yang di lakukan sewaktu di NU. Dan setelah itu melakukan tergantung di mana saya bermukim, di kalangan NU ya melakukan kebiasaan sebagai nahdiyin, di kalangan MD (Muhamadiyah) saya melakukan kebiasaan MD. Sama juga ketika bergabung di aktivis pergerakan islam manapun, tidak ada yang saya salahkan dan benarkan, tidak ada yang saya bela mati matian dan tolak hidup hidup. Semuanya benar bagi pengikutnya, semuanya bisa salah bagi yang bukan pengikutnya.

Untuk yang masih bingung harus pilih mana, teruslah belajar. Untuk yang sudah memilih, lanjutkan hingga puncak. Untuk yang tidak memilih, tetaplah dalam pertengahan.

Serang, 16042017

Roby Martin

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...