Langsung ke konten utama

Menari lah dan Terus Tertawa

Teringat penggalan lagu laskar pelangi yang di bawakan oleh Nidji, menari lah dan terus tertawa.. Dengan menari perasaan yang ada di dalam hati, kemudian di luapkan dengan tarian, tarian menggunakan gerakan dan irama yang bisa mengarahkan kepada gerakan gerakan tertentu. Wajar jika di khasanah adat istiadat indonesia banyak tarian tarian yang berasal dari sabang hingga merauke, selain sebagai perayaan, tarian juga sebagai peribadatan. Saya mengawali tarian dengan mengikuti irama lagu lagu, gerakan yang tidak seindah tarian pada umumnya, gerakan khas yang saya bisa lakukan.

Tertawa adalah doa. Doa untuk menghidupkan saraf saraf tubuh. Tertawa bukan hanya karena lucu namun juga tertawa untuk hal yang tidak lucu sama sekali. Tertawa ini identik dengan kebahagian yang membuncah, meluap luap menggunakan suara khas tertawa masing masing. Melatih diri untuk bisa tertawa tanpa sebab, saya membiasakan untuk menertawakan diri sendiri dengan segala kebodohan yang ada.

Menari lah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga, bersyukurlah pada yang kuasa, cinta kita di dunia. Selamanya.. Nidji - Laskar Pelangi.

Serang, 24042017

Roby Martin

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...