Langsung ke konten utama

Postingan

Tren Yoga dengan Gerakan Meliuk-liuknya

Beberapa tahun lalu, kalau ada orang bilang mau ikut yoga, saya mungkin membayangkan orang yang duduk bersila dengan mata terpejam, memakai pakaian serba putih, lalu berbicara tentang ketenangan hidup sambil memandang matahari terbit. Sekarang pemandangannya sudah berbeda. Yoga ada di mana-mana. Di studio, hotel, taman kota, pusat kebugaran, bahkan di media sosial. Pesertanya juga macam-macam. Anak muda, ibu-ibu, bapak-bapak, pekerja kantoran, sampai orang yang mungkin awalnya hanya ikut karena diajak teman. Saya sendiri pernah melihat orang yang baru mencoba yoga dengan wajah penuh percaya diri. Lima menit kemudian, kakinya sudah seperti sedang mencari alamat. Tubuhnya diminta meliuk ke kanan, sementara pikirannya mungkin sedang bertanya, “Kenapa saya melakukan ini?” Memang, yoga dari luar terlihat sederhana. Tinggal tarik napas, buang napas, lalu tubuh digerakkan ke berbagai posisi. Kenyataannya, ketika badan sudah kaku seperti gagang sapu, gerakan yang bagi instruktur terlihat mudah...

Healing Jalur Konser King Nassar

Saya beberapakali melihat konser Nassar di Tiktok, yang saya cari bukan merdu suaranya, saya ingin menikmati cara Nassar menghibur penonton dengan cara khasnya.  Saya sering curiga, ini konser atau acara terapi massal? Nassar bukan cuma datang untuk menyanyi. Ia seperti membawa satu paket hiburan lengkap: suara yang bagus, kostum yang kadang bikin kita bertanya-tanya, aksi panggung yang tidak ada remnya, dan lawakan yang muncul di sela-sela lagu. Rasanya seperti menonton penyanyi, komedian, sekaligus manusia yang sedang sangat menikmati dirinya sendiri di atas panggung. Padahal kalau mau mengingat perjalanan kariernya, Nassar bukan orang yang muncul kemarin sore. Ia dikenal luas sejak menjadi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI). Dari panggung kompetisi itu, namanya kemudian terus bertahan dan berkembang menjadi salah satu figur dangdut yang punya karakter panggung sangat kuat. Yang menarik justru bukan hanya bagaimana ia bernyanyi, tetapi bagaimana ia membuat orang merasa terlib...

Meditasi Bukan Mengosongkan Pikiran

Meditasi sering dibayangkan sebagai keadaan ketika pikiran langsung kosong, tubuh sangat tenang, lalu seseorang tiba-tiba menemukan kedamaian. Kenyataannya tidak sesederhana itu. Ketika mulai duduk dan diam, justru sering kali yang muncul adalah kebisingan yang selama ini tertutup oleh kesibukan. Pada awalnya, tubuh mulai terasa lebih tenang. Napas menjadi lebih teratur. Kita mulai menyadari suara kendaraan, bunyi kipas, rasa gatal di kulit, atau posisi tubuh yang ternyata tidak nyaman. Pikiran pun ke mana-mana. Baru duduk sebentar, tiba-tiba teringat pekerjaan, percakapan kemarin, masalah keluarga, bahkan rencana makan setelah meditasi. Ini bukan berarti meditasi gagal. Justru di situlah latihan sebenarnya dimulai. Setelah beberapa waktu, biasanya kita mulai melihat pola. Pikiran muncul, kita mengikutinya, lalu sadar bahwa kita sedang melamun. Kita kembali memperhatikan keadaan saat ini. Beberapa saat kemudian pikiran lain muncul lagi. Begitu terus. Seperti sedang duduk di pinggir...