Langsung ke konten utama

Kritik Betrand Russel Terhadap Segala Sesuatu Ada Sebab dan Penciptanya

Bertrand Russell, seorang filsuf dan logikawan terkenal, secara tegas menolak gagasan bahwa alam semesta diciptakan oleh Tuhan atau entitas supranatural. Dalam pandangannya, alam semesta tidak memerlukan pencipta dan hanya "ada begitu saja." Russell menolak argumen bahwa segala sesuatu harus memiliki sebab, yang menjadi dasar argumen penciptaan. Ia berpendapat bahwa meskipun benda-benda kecil di alam semesta, seperti meja atau rumah, memerlukan pembuat, tidak ada alasan untuk menerapkan logika yang sama pada alam semesta secara keseluruhan.

Russell mengkritik argumen kosmologis yang menyatakan bahwa segala sesuatu membutuhkan sebab, termasuk alam semesta. Menurutnya, ini adalah asumsi yang tidak bisa dibuktikan. Russell menegaskan bahwa alam semesta mungkin tidak memiliki sebab pertama atau pencipta, dan itu bukanlah masalah yang harus dipecahkan. Baginya, alam semesta bisa saja "ada" tanpa memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Sebagai contoh kehidupan sehari-hari, Russell menunjukkan bahwa tidak semua hal harus selalu dijelaskan melalui penyebab eksternal. Misalnya, jika kita melihat batu di tanah, kita tidak langsung bertanya siapa yang menempatkan batu itu di sana. Kadang-kadang, sesuatu ada tanpa perlu penyebab yang jelas. Hal yang sama berlaku untuk alam semesta; kita tidak harus mengasumsikan bahwa ada pencipta di baliknya. Russell percaya bahwa penjelasan ilmiah melalui hukum-hukum alam sudah cukup untuk memahami alam semesta, tanpa memerlukan Tuhan sebagai pencipta.


Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...