Langsung ke konten utama

Menemui Kesedihan dan Kehilangan

Salah satu cara untuk mentrigger kesedihan adalah dengan merasakan kehilangan. Semakin dalam rasa kehilangan maka kita pun diajak masuk ke dalam labirin kesedihan.

Kesedihan identik dengan tangisan, karena respon tubuh dalam mengekspresikan adalah dengan mengeluarkan air mata, sesegukan dan kadang memukul tubuhnya atau benda terdekatnya.

Lebih luas lagi kesedihan bisa diekspresikan melalui tulisan. Strukturnya adalah apa-apa yang ada di pikiran dan perasaan dilepaskan melalui media tertentu.

Dengan melepaskan apa-apa yang menggantung atau tertahankan di pikiran dan perasaan akan keluar terlepas dan ada perasaan lega.

Kelegaan emosional ini harus dihabiskan. Jika ingin menangis habiskan hingga tuntas, sampai tidak bersisa dan dengan sendirinya tergantikan dengan kebalikan dari emosi yang dilepaskan.

Yang tadinya sedih akan berganti tawa, atau setidaknya perasaan 'plong'. Nah, kemudian dari sini lah kita dapat melihat kembali, bahwa saat ini kita tidak bisa terus menerus menangis dan harus punya tindakan yang lebih baik lagi.

Kesedihan yang dilepaskan akan melegakan, kehilangan yang diterima akan mengutuhkan. Dengan begitu, kita menemui rasa sedih dan kehilangan tanpa diikuti penolakan, namun diterima dengan rasa yang hadir, penuh dan utuh.

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...