Langsung ke konten utama

Setahun yang lalu di Tanggal ini

Punya istri yang super sayang itu alhamdulillah nya sesuatu banget. Bayangin aja kalo uang jajan abis, istri selalu nambahin. Mau ikut training yang merupakan hobi saya,selalu di ijinin dan alokasi dana selalu ada. Minta jam, hape baru, baju baru, beli playstation portable semuanya terpenuhi. Mungkin dapet saya bilang istri sebagai Ibu Peri *ini bukan gombal. Begitupun kemampuannya mencinta saya dengan total, makin hari makin cinta, katanya.

Beruntunglah wahai saya yang mendapatkan istri yang komplit seperti halnya yang selipkan setiap munajat cinta saya saat seusai sholat *ciee, modus. Benar memang jodoh itu sama seperti halnya diri kita. Banyak hal yang sama, karakter yang cocok dan muka yang mirip *jangan jangan kita kembar siyam. Haha.. Ngomong ngomong bagaimana pendapat istri tentang saya, suami yang menyebalkan tapi lucu dan bikin sayang. Hah, apa apaan ini? Saya adalah suami yang menyebalkan. Ya ga apa apalah di tuduh gitu, karena emang bener kaya gitu.

Di atas tadi yang seneng dan enak enaknya aja ya untuk keributan, ngambekan, dan marah marah itu normal. Pasti selalu ada di setiap rumah tangga manapun. Setidaknya kalo kami dapat menyelesaikannya tidak lebih dari 30menit, 1jam paling lama abis itu baikkan lagi *ini bener ga sih neng?haha..

Akhirnya, saya ucapkan perayaan 1 tahun pernikahan kami. Perayaan bukan hanya hari ini aja tapi kemaren kemaren dan seterusnya adalah perayaan pernikahan.

Yuk kita duet nyanyi bareng 11 januari oleh gigi.
Sebelas januari bertemu
menjalani kisah cinta ini
naluri berkata engkaulah milikku

bahagia selalu dimiliki
bertahun menjalani bersamamu
kunyatakan bahwa engkaulah jiwaku

*
akulah penjagamu
akulah pelindungmu
akulah pendampingmu
di setiap langkah - langkahmu

pernahku menyakiti hatimu
pernah kau melupakan janji ini
semua karena kita ini manusia

back to *

kau bawa diriku
ke dalam hidupmu

kau basuh diriku
dengan rasa sayang

senyummu juga sedihmu
adalah hidupku

kau sentuh cintaku
dengan lembut dengan sejuta warna

#11Januari2016
Roby Martin

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...