Langsung ke konten utama

Gendut ini Bukan Salahmu

Persis sebelum menikah pola makan saya masih normal malahan sewaktu kerja di bogor untuk soal makan lebih sering munculnya rasa males makan. Mungkin efek hemat untuk nabung ini dan itu. Kurus itu bukan tanda kemalangan namun tanda ketidaksuburan *haha. Gendut pun bukan prihal banyaknya lemak di tubuhnya, lebih tepatnya ekspresi tubuh untuk merayakan kebahagiaannya. Dalam siklus kehidupan gendut ini masuk pada level siklus ke kedua, kurus - gendut - makin gendut.

Saya mencoba menganalisa penyebab gendutnya badan saya ini. Sempat ingin menyalahkan keadaan gendut ini karena istri saya, apalagi kemampuan istri untuk menghadirkan segala makanan yang menciptakan kegendutan di tiap lini dan sudut sudut tubuh. Akhirnya dugaan saya sirna ketika istri membantah tuduhan penggendutan saya ini.

Istri bilang, siapa yang minta di bikinin makanan enak? Siapa yang minta makan ini itu? Siapa yang suka mampir ke mcd,pizza hut,kfc? Siapa,hah... *kepo banget deh nanya nanya mulu. Haha.
Dengan muka culun, saya jawab terbata bata dan gemetaran (ini agak lebay) untuk mengakui bahwa ini kelakuan saya sendiri. Iya neng, aa yang kegendutan ini semua.

13.01.2016
Roby Martin

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...