Langsung ke konten utama

Saling Melempar Senyum

Hampir di beberapa kegiatan Qudama tebar pesona ketiap akhwat dengan senyum nya yang menawan. Bagaimana tidak? Senyuman nya mampu membuat beberapa akhwat klepek klepek saat melihatnya dan di sambut dengan balasan senyum malu malu dari akhwat, namun tak bisa di pungkiri ada beberapa akhwat yang geli plus jijik melihat senyuman si qudama. Hehe..

Saat aksi, qudama sering jadi korlap dan tentunya tak melupakan ibadah senyum yang di tebarkan ke seluruh penujuru medan aksi, dan efeknya luar biasa.. para akhwat jadi penasaran sama korlap yang memiliki senyuman yang menawan itu. Karenanya bagi qudama, senyum adalah ritual ibadah yang wajib dilakukan di setiap kegiatan yang ia datangi. Mulai dari pengajian, bakti soksial, hingga arisan RT di kampungnya. Haha...

Saling melempar senyum, adalah moment yang qudama nantikan dimanapun dan kapanpun. Prosesi nya selalu sama, qudama melempar senyum nya ke beberapa akhwat yang melihatnya dan selanjutnya akhwat yang merespon membalas senyuman itu dengan malu malu tapi mau. Istilah dalam kamus pantun itu, kura kura dalam perahu., malu malu tapi mau. Wkekekk.. *ganyambung*..

Tulisan ini ditulis oleh Roby Martin sambil melempar senyum ke wajah kalian. Wkwkwkwk...

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...