Langsung ke konten utama

Lebih Penting dari Pilgub DKI dan Banten

Dalam ekspektasi selalu mengedepankan sejuta harapan. Jika ekspektasi itu hadir pada saat pilkada, sudah barang tentu paslon kepala daerah pilihan nya yang terbaik menurut nya dan dengan fanatisme berlebihan dalam mendukung. Ini hal yang biasa terjadi ketika pilkada di adakan.

Analisa asal asalan saya mengenai pilgub DKI, akan menjadi marah sejadi jadinya para peserta aksi apabila ahok terpilih lagi menjadi gubernur. Seolah kebal dari segala tudingan yang ada, bisa di bayangkan kerusuhan yang akan terjadi seperti apa? Mungkin kah kejadian 98 terulang kembali? Semoga saja tidak.

Begitupun dengan pilgub Banten, di hadapkan oleh pilihan memilih pasangan pewaris tahta dinasti Atut atau memilih RK yang di belakang nya partai mengusung Ahok. Dilematis? Tentu saja tidak, karena memilih itu berdasarkan teman, informasi di sosmed, provokasi partai sebelah, ceramah para ustadz, seruan dari pemimpin organisasi dan hasil dari solat istikharah.

Dan yang paling penting dari pilgub tanggal 15 februari 2017 adalah di tetapkan nya sebagai hari libur nasional. Alhamdulillah.

Serang, 13022017
Roby Martin

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...