Langsung ke konten utama

Nanti dan bersabarlah dulu

Sudah lama. Lama sekali kamu menanti penantian ini. Gelora anak muda memang penuh dengan pertimbangan kesempurnaan, harus mapan, cerdas, rupawan, seolah nyaris tanpa cela. Namun itu semua akan sirna ketika di umur yang semakin menua, akhirnya menyederhanakan keinginan yang sempurna itu. Cukup ada yang suka saja, sudah senang bukan main.

Tersadar bahwa menjadi pribadi yang menyenangkan itu banyak di sukai orang. Memang agak sulit jika sering menutup diri, galak dengan yang pdkt, terlalu selektif dalam memilah memilih. Nanti kalau sudah tobat itu salah, pasti menyesal. Dan dengan penyesalan itu akan bangkit perasaan untuk mengubahnya untuk lebih baik.

Penantian. Apa kabar dengan jodoh kamu di lauh mahfudz? Apakah itu dia yang pdkt atau mantan yang balikkan? Nantikan saja, tunggu saja lah dulu, mungkin besok atau kapan kapan. Ini masalah waktu saja, tidak usah risau dan galau meradang. Nantikan saja penantian indah ini. Jodoh pasti bertemu.

Hidup kesepian, tanpa kekasih
Cukup sekian dan terima kasih

26 Desember 2015
Roby Martin

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...