Langsung ke konten utama

Mencari Makna Hidup

Di batas pertemuan antara kejenuhan dan kebosanan adalah upaya untuk mencari makna hidup. Mau kemanakah akhir dari kehidupan kita? Apa tujuan hidup ini? Kedua pertanyaan ini dapat merefleksikan diri kita agar dapat berhenti sejenak dan membaca diri, bahwa jangan sampai hidup sia-sia dan mati dalam keadaan su'ul khotimah.

Kemudian, ketika mencari makna, akankah menemukan makna sejati? Sumbernya dari mana? Kebanyakan orang menemukannya di agama dan mereka yang mendapatkan pencerahan dari agama disebut telah mendapatkan hidayah, prosesnya bernama hijrah. Pindah dari kehidupan yang sia-sia hilang arah, menuju makna yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan yang ada di dalam agama.

Sekarang kita balik, begini: dapatkah hidup tanpa tujuan dan tanpa makna? Artinya kita hidup mengikuti 'flow state', merayakan apapun yang hadir dalam kehidupan, menghancurleburkan tujuan dan tujuan-makna hidup dalam totalitas ikhtiar.

Dengan demikian, tujuan dan makna hidup tidak usah dicari sebab kehidupan adalah tujuan-makna itu sendiri. Berarti sudah include di dalamnya dan ada saat selaras bersama kehidupan.

Dengan kesempurnaan sebagai manusia, seharusnya menyadari adanya modal utama untuk dapat menggenggam apapun  yang ada di dunia. Melangkah dengan penuh tanggung jawab dan melompat dengan kesadaran penuh.

Cilegon, 13 Agustus 2018
Roby Martin

Komentar

Tulisan Populer

Apa Beda Suka, Senang, dan Cinta?

Apa beda suka, senang, dan cinta? Selama anda masih belum bisa membedakan ketiga hal itu, maka anda akan salah dalam memaknai cinta. Saya ilustrasikan dalam cerita, Anda membeli hp Android karena melihat banyak teman-teman yang memilikinya dan terlihat keren, saat itu anda berada di wilayah SUKA. Dan suka merupakan wilayah NAFSU. Ketika anda mengetahui fitur, fasilitas dan manfaat Android yang lebih hebat dibandingkan HP jenis lain, maka saat itu anda berada diwilayah SENANG. Dan senang itu tidak menentu, dapat berubah-ubah tergantung kepada MOOD. Saat BOSAN, bersiaplah untuk mengganti HP jenis baru yang lebih canggih. Jadi jelaslah bahwa, Selama ini CINTA yang kita yakini sebagai cinta baru berada dalam wilayah SUKA dan SENANG. BOHONG! Jika anda berkata, gue JATUH CINTA pada pandangan pertama. Sesungguhnya saat itu anda sedang berkata, gue NAFSU dalam pandangan pertama. Mengapa demikian? Karena cinta yang anda maknai baru sebatas SUKA. Suka dengan wajahnya yang cantik, se...

Nggak Apa-apa Jelek yang Penting Tobrut!?

"Tiket habis, Bro. Ternyata yang nonton konser hari ini bukan cuma aku sama kamu,” kataku sambil merogoh kantong celana. Di antrean panjang yang melingkar di sekitar stadion, aku dan Arap terjebak dalam suasana yang serba riuh. Kami terpaksa mengalihkan rencana, mencoba mencari hiburan lain di tengah kekecewaan. Arap merogoh saku dan mengeluarkan sebatang rokok. "Yah, mau gimana lagi. Kita nongkrong aja di tempat biasa. Siapa tahu ada cewek cakep lewat,” katanya setengah bercanda, sambil menyulut rokoknya. Kembali ke dua jam sebelumnya, suasana di kampus baru saja usai saat aku dan Arap memutuskan untuk berburu tiket konser mendadak. Sialnya, tiket itu habis sebelum kami sempat mengantre. “Ya sudah, ke warung Bu Wowiek aja. Di sana pasti ada cerita baru,” usul Arap, mencoba menghidupkan kembali semangat yang sempat luntur. Di warung Bu Wowiek, suasana lebih lengang. Hanya beberapa pelanggan tetap yang duduk sambil menikmati kopi. Kami segera memilih tempat duduk di pojokan, m...